Daftar kunjungan

Jumat, 14 Desember 2012

KOLABORASI GURU DENGAN ORANGTUA / KELUARGA ANAK YANG MEMILIKI PENYAKIT KRONIS

Pada dasarnya anak usia dini merupakan masa perkembangan anak-anak yang begitu pesat dan cepat. Dengan hal ini pemberian informasi dan pembelajaran yang baik untuk menstimulasi perkembangan anak perlu diperhatikan. karena kecenderungan pada usia ini anak lebih mudah mendapatkan informasi-informasi yang diperolehnya baik dari keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat.
Masa gemilang atau masa emas ini harus dimanfaatkan oeh guru dan orangtua dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri anak. Kesalahan orangtua yang sering terjadi adalah seringnya memberikan batasan-batasan kepada diri anak, seperti anak suka bermain air namun orangtua terkadang melarang karena nanti dapat sakit, atau beraneka ragam alasan yang mereka lontarkan agar anak mereka berhenti bermain air, padahal disinilah perkembangan anak berkembang, ia dapat mengenal bagaimana air itu dan melakukan eksplorasi dengan air tersebut. Akhirnya perkembangan anak tidak berjalan dengan baik.  Dalam pendidikan bagi anak usia dini kolaborasi tidak lagi dirasakan hal yang anaeh, namun menjadi hal yang begitu penting bagi kelangsungan perkembangan dalam diri anak mereka. Berdasarkan penelitian yang banyak dikemukakan berbagai pihak, bahwa kolaborasi guru dan orangtua dalam pendidikan anak usia dini yang berjalan dengan baik akan menghasilkan anak-anak yang mampu mengembangkan kemampuannya dengan baik pula karena adanya suatu perhatian yang lebih yang ditujukan kepada anak , apalagi dengan anak yang mengidap suatu penyakit kronis seperti sakit paru-paru, kanker otak, kanker sum-sum tulang belakang dan lain sebagainya. Kolaborasi ini sangat perlu diciptakan antar orangtua dan guru, orangtua disini harus memberikan penjelasan kepada guru misalkan si anak tidak boleh terlalu kelelahan dalam melakukan aktivitasnya disekolah, jika ia terlalu kelelahan kemungkinan besar penyakit yang dideritanya akan kambuh dan lain sebagainya. Orangtua harus sedapat mungkin melakukan  tentang penakit yang diderita anak kepada guru agar tidak terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki. Sehingga ketika pembelajaran disekolah guru dapat memberikan perhatian yang lebih terhadap anak yang memiliki penyakit kronis tersebut. Kolaborasi juga dapat terjadi dalam mengetahui perkembangan anaknya, walaupun anaknya mengalami hal seperti mengidap penyakit kronis namun perkembangan anak juga tetap harus diperhatikan terhadap pencapaian-pencapaian pembelajaran yang ia lakukan dengan keadaannya yang tidak sama dengan temannya tersebut. Kegiatan seperti catatan anekdot dapat dilakukan dengan mengamati anak setiap harinya dan membuat informasi dicatatan anekdot tersebut tentang perkembangan dalam bidang pembelajarannya dan juga kesehatan anak tersebut,ketika akhir pekan catatn itu diserahkan kepada orangtua, sehingga orangtua mengetahui hal-hal apa yang dilakukan anak disekolah. dan juga dengan saling memberikan informasi ini guru juga dapat memberikan penanganan kesehatan terhadap anak yang mengidap penyakit kronis ini walaupun hanya terbatas setidaknya guru dapat melakukan tindakan dengan cepat ketika penyakit anak didiknya kambuh, seperti misalkan ketika penyakit paru-paru anak kambuh guru dapat melakukan tindakan yang dapat megurangi resiko yang tidak diinginkan.

Jadi kesimpulannya kolaborasi antar guru dan orangtua sangatlah penting tidak hanya bagi anak yang berpenyakit kronis lalu orangtua harus berkolaborasi, namun dengan anak yang tidak mengidap penyakit kronis tersebut juga harus tetap menjalin suatu koaborasi, karena dampaknya akan sangat terlihat jelas antar guru yang berkolaborasi dengan orangtua dan yang sebaliknya, jadi lakukanlah kolaborasi dalam pendidikan anak usia dini karena ini adalah salah satu cara kita untuk mengantarkan anak kita sukses nantinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar